Home / Kegiatan / Masak, Makan, Ngobrol + Launching & Diskusi Buku Workshop “Dinamika Politik Lokal & ‘Politik Keseharian’ di DIY”

Masak, Makan, Ngobrol + Launching & Diskusi Buku Workshop “Dinamika Politik Lokal & ‘Politik Keseharian’ di DIY”

 

Mengundang:

 

1. “Masak, Makan, Ngobrol”. Merayakan Onghokham dan Anton Lucas. Acara berupa masak-masak, makan-makan, ngobrol-ngobrol mendiskusikan buku karya Andi Achdian, “Sang Guru dan Secangkir Kopi, Sejarawan Onghokham”. Tempat di rumah Anton Lucas, Jl. Ngadinegaran MJ III/ 130, dekat Balai Laboratorium Kesehatan, Yogyakarta. Acara 8 Juli 2011, jam 19:00 WIB.
 
2. Launching dan Diskusi Buku Workshop: “Dinamika Politik Lokal dan ‘Politik Keseharian’ di Daerah Istimewa Yogyakarta” dan Peluncuran Buku Anton Lucas, “Radikalisasi Lokal; Oposisi dan Perlawanan terhadap Pendudukan Jepang di Jawa“, Ruang Seminar Pusat Antar Universitas (PAU) UGM Yogyakarta, 9 Juli 2011, jam 09:00 WIB.
 
Tujuan utama workshop ini adalah mengundang para peneliti muda untuk menggali, merekam, menuliskan, dan mendiskusikan dinamika politik lokal dan “politik keseharian” yang dialami oleh“orang-orang biasa” di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam dekade terakhir ini. Workshop ini juga bertujuan untuk meneruskan kajian di tingkat lokal yang dirintis oleh Anton Lucas yang baru saja pensiun dari Flinders University, Adelaide, Australia. Dengan menggunakan metode sejarah lisan (oral history), Anton Lucas (1991) dalam studinya mengenai Pemberontakan Tiga Daerah di sekitar Kabupaten Tegal, Brebes dan Pekalongan setelah zaman revolusi ‘40-an menemukan pentingnya peranan orang-orang biasa dalam revolusi sosial di daerah tersebut. Oleh karena itu studi Anton Lucas adalah sebuah kajian yang sangat penting dan banyak relevansinya untuk mengkaji dinamika politik lokal di DIY.
 
Selama ini kajian-kajian mengenai dinamika politik lokal lebih memfokuskan pada tema-tema seperti otonomi daerah, politik elektoral (baik pemilu legislatif dan pilkada), persaingan antara partai politik dan elit politik nasional dan lokal, namun masih sedikit kajian di tingkat lokal yang menempatkan “orang-orang biasa” sebagai aktor-aktor yang penting dalam mengekspresikan “politik keseharian” di daerahnya sendiri. Yang dimaksud dengan “politik keseharian” adalah kegiatan-kegiatan bersama yang dilakukan di antara orang-orang biasa dalam komunitasnya yang ikut mempengaruhi secara langsung dan tidak langsung dalam perubahan politik dan sosial di daerahnya.
 
 
 
 
salam,
Syarikat Indonesia
Yayasan Umar Kayam
Etnohistori
 
 
Lampiran:

 

 

___________
Launching dan Diskusi Buku Workshop: “Dinamika Politik Lokal dan ‘Politik Keseharian’ di Daerah Istimewa Yogyakarta” dan Peluncuran Buku Anton Lucas, “Radikalisasi Lokal; Oposisi dan Perlawanan terhadap Pendudukan Jepang di Jawa“, Ruang Seminar Pusat Antar Universitas (PAU) UGM Yogyakarta, 9 Juli 2011, jam 09:00 WIB.
 

0 Tanggapan

  • Hello, guest